Seminar Komisi Keluarga: Keluarga Tangguh Menghadapi Perubahan Iklim

Menghadapi perubahan iklim ekstrem seperti yang sedang melanda dunia hari-hari ini, keluarga-keluarga Katolik diharapkan mampu membangun ketahanan dari dalam, sekaligus berkontribusi aktif dalam merawat ciptaan dan kehidupan bersama.

Isu keluarga dan perubahan iklim ini menjadi topik seminar dua hari yang diselenggarakan Komisi Keluarga dalam kerja sama dengan Komisi Gender Keuskupan Labuan Bajo. Seminar dilaksanakan di Catholic Center Ketentang Labuan Bajo, 18 – 19 Desember 2025 dengan peserta yaitu Seksi Keluarga Paroki dan Utusan paroki untuk urusan Gender dan Pemberdayaan Perempuan dari 26 paroki di Keuskupan Labuan Bajo.

Dalam keterangan tertulis, Ketua Komisi Keluarga Keuskupan Labuan Bajo RP Fabian Naku Ngama SVD menjelaskan, keluarga merupakan fondasi utama kehidupan Gereja dan masyarakat. Di tengah dinamika zaman yang terus berubah, termasuk dampak nyata perubahan iklim, tantangan sosial-ekonomi, serta isu relasi gender, keluarga-keluarga Kristiani dipanggil untuk semakin tangguh, adaptif, dan berakar pada iman.

“Perubahan iklim tidak hanya berdampak pada lingkungan hidup, tetapi juga menyentuh langsung kehidupan keluarga, yaitu ketahanan ekonomi, pola relasi, pembagian peran, hingga keberlanjutan nilai-nilai iman. Kegiatan ini dirancang sebagai ruang refleksi, pembelajaran, dan penguatan kapasitas agar keluarga Kristiani mampu membangun ketahanan dari dalam, sekaligus berkontribusi aktif dalam merawat ciptaan dan kehidupan bersama,” tulis Pater Fabi SVD.

Seminar dua hari ini mengangkat tema, Keluarga Tangguh Menghadapi Perubahan Iklim dengan narasumber Ketua Komisi Keluarga RP Fabian Naku Ngama SVD dan Ketua Komisi Gender Keuskupan Labuan Bajo Sr. Rita Hana SSpS.