Peningkatan status Stasi Merombok menjadi paroki definitif dengan nama Paroki Sta Theresia dari Kanak-Kanak Yesus Merombok, telah terlaksana pada Minggu 18 Januari 2026. Dengan itu, menjadi paroki ke 27 di Keuskupan Labuan Bajo. Ia juga menjadi paroki ke12 di wilayah Kevikepan Labuan Bajo.
Perayaan Pengresmian paroki sekaligus pengangkatan RD Anton Sanor sebagai Pastor Paroki dan pengukuan Dewan Pastoral serta Dewan Keuangan Paroki dipimpin oleh Vikep Labuan Bajo RD Yuvens Rugi.
Berdasarkan perhitungan terakhir per Juni 2025, jumlah umat di Paroki Sta. Theresia dari Kanak-Kanak Yesus Merombok ialah 4.689 jiwa. Umat itu tersebar di 31 Komunitas Basis Gerejawi (KBG) dengan jumlah kepala keluarga 1088, termasuk keluarga yang tidak menetap.

Selama beberapa tahun terakhir ketika masih menjadi bagian dari Paroki Katedral Roh Kudus Labuan Bajo, Stasi Sta. Theresia Dari Kanak-Kanak Yesus Merombok telah menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam berbagai aspek pelayanan umat. Dinamika kegiatan pastoral berjalan mandiri dibawah asuhan pastor pelayan yang menetap di stasi itu bersama para pengurus dewan stasi dan KBG. Dengan pengresmiannya sebagai paroki, reksa pastoral di wilayah ini diharapkan dapat dijalankan dengan lebih maksimal lagi.
Paroki Sta Theresia dari Kanak-Kanak Yesus Merombok merupakan paroki kedua yang dibentuk sejak Keuskupan Labuan Bajo diresmikan pada 2024. Sebelumnya pada Januari 2024, Keuskupan ini membentuk paroki St Yohanes Don Bosko Gerak di pesisir utara Flores. Pembentukan paroki-paroki ini menjadi bagian dari fokus karya pastoral Keuskupan dalam bidang tata kelola.