Rekoleksi Membuka Sidang Pastoral: Keuskupan Labuan Bajo Teguhkan Gereja Sinodal dan Solid dalam Pelayanan

Sidang Pastoral Post-Natal Keuskupan Labuan Bajo,  diawali dengan  rekoleksi yang berlangsung penuh makna di Spiritual House UNIO Projo Keuskupan Labuan Bajo, Selasa 6 Januari 2026. Rekoleksi dipandu oleh RD Matias Daven dengan tema “Kita Menjadi Gereja yang Sinodal dan Solid dalam Pelayanan.” Tema ini menegaskan arah dasar pastoral Keuskupan Labuan Bajo yang dirumuskan dalam tiga kata kunci esensial, yakni Gereja, sinodalitas, dan pelayanan.

Dalam pengantar reflektifnya, Romo Matias menekankan bahwa manusia tidak membangun Gereja, melainkan diajak untuk menyadari dan mengambil bagian dalam karya Allah sendiri. Sinodalitas, menurutnya, mengedepankan model Gereja yang inklusif dan partisipatif, serta menuntut transformasi cara Gereja bertindak, bukan sekadar mengikuti prosedur dan struktur formal.

Ia menegaskan bahwa kekuatan utama pelayanan pastoral bukan terletak pada kompetensi, tata kelola, atau prestasi, melainkan pada iman akan kehadiran Tuhan dan kesediaan untuk mendengarkan Sabda-Nya. “Ada bersama Tuhan selalu bersifat primer,” ujarnya, seraya mengingatkan bahaya berbicara tentang Tuhan hanya dari pengetahuan, bukan dari pengalaman hidup bersama-Nya.

Romo Matias juga menyoroti sejumlah hambatan dalam pelayanan pastoral, seperti egosentrisme klerikal yang berpotensi menghambat partisipasi umat, serta godaan memahami panggilan pelayanan sebagai ajang prestasi yang berorientasi hasil. Ia menegaskan bahwa para pelayan pastoral tidak perlu terjebak dalam kegelisahan berlebihan, karena Tuhan sendirilah yang memberi pertumbuhan, sementara manusia hanyalah sarana.

Melalui refleksi biblis atas Sabda Yesus “Akulah Pokok Anggur”, peserta diajak menyadari bahwa rahasia kekuatan pelayanan terletak pada kedekatan relasi personal dengan Tuhan. Seperti pokok anggur yang baik dikenal dari buahnya, demikian pula Gereja yang kuat lahir dari relasi yang hidup dengan Allah. Pelayanan yang sejati, tegasnya, tidak boleh didefinisikan dari kategori prestasi, sebab tanpa Tuhan manusia tidak dapat berbuat apa-apa.

Rekoleksi ini menjadi landasan rohani yang kokoh bagi seluruh rangkaian Sidang Pastoral Post-Natal Keuskupan Labuan Bajo 2026, sekaligus menegaskan komitmen bersama untuk terus berjalan sebagai Gereja yang sinodal, solid, dan berakar pada iman dalam pelayanan.