Vikjen Keuskupan Labuan Bajo Lepas Tim Caritas Salurkan Bantuan Darurat Gempa

LABUAN BAJO, 17 Agustus 2026 – Keuskupan Labuan Bajo merespons cepat bencana gempa bumi yang melanda wilayahnya dengan mengirimkan bantuan kemanusiaan. Pada Senin pagi, 17 Agustus 2026, Vikaris Jenderal (Vikjen) Keuskupan Labuan Bajo, RD Richard Manggu, secara resmi melepas rombongan pembawa bantuan sembako dan kebutuhan darurat lainnya yang dikelola oleh Caritas Keuskupan Labuan Bajo untuk didistribusikan ke paroki-paroki terdampak.

Dalam arahannya saat melepas tim, Romo Richard menyampaikan bahwa tim Caritas bergerak menuju lokasi bencana. Distribusi pada Senin 17 Agustus diarahkan ke tiga titik utama yaitu Paroki Wae Nakeng, Paroki Rangga, dan Paroki Datak. Bantuan yang disalurkan hari ini difokuskan pada kebutuhan mendasar yang sangat mendesak bagi para korban, meliputi:

  • Terpal: Bagi warga yang hingga saat ini masih harus tinggal di luar rumah.
  • Sembako: Bahan makanan untuk menunjang kebutuhan fisik warga.
  • Obat Nyamuk: Mengingat warga harus tidur di tenda-tenda darurat di luar rumah.
  • Air Minum: Untuk mengatasi masalah air bersih karena sumber mata air di beberapa tempat menjadi keruh akibat gempa.

Rencana aksi kemanusiaan ini akan berlanjut pada hari Selasa ke wilayah Paroki Pacar, Panteng, serta wilayah di Kecamatan Macang Pacar dan Kecamatan Kuwus.

Data Dampak Bencana

Direktur Caritas Keuskupan Labuan Bajo, RD Yuvens Rugi, memberikan pembaruan data terkait dampak kerusakan hingga Minggu, 16 Agustus 2026, sebagai berikut:

  • Korban: 1 orang meninggal dunia dan 4 orang luka berat.
  • Rumah Penduduk: Sebanyak 864 rumah terdampak, yang terdiri dari 634 rumah rusak berat, 95 rusak sedang, dan 135 rusak ringan.
  • Fasilitas Gereja: 14 gedung gereja mengalami kerusakan (7 rusak berat, 1 sedang, dan 6 ringan).
  • Pengungsi: Tercatat sebanyak 152 Kepala Keluarga (KK) telah mengungsi.

RD Yuvens menegaskan bahwa data ini masih bersifat sementara karena kendala jaringan komunikasi yang belum pulih sepenuhnya di lokasi bencana.

Dukungan Spiritual

Selain bantuan material, Romo Richard Manggu menegaskan bahwa Bapak Uskup, seluruh Kuria Keuskupan, bersama umat di Keuskupan Labuan Bajo senantiasa mendoakan agar bencana ini cepat berlalu. “Kita berdoa semoga bantuan-bantuan yang diberikan ini, meskipun sedikit dan sangat sederhana, bisa sedikit mengobati luka yang sedang dialami oleh semua saudara kita,” ungkap Romo Richard dalam pesan suaranya.