

MELANGKAH DALAM PENGHARAPAN
Surat Pastoral Menyambut Dua Tahun Kelahiran Keuskupan Labuan Bajo
“Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman. “
(Matius 28:20)
Kepada para imam, biarawan, biarawati, seluruh umat beriman, dan mereka yang berkehendak baik,
Saudara-saudari terkasih dalam Kristus,
Dua tahun telah kita lalui bersama sebagai sebuah Keuskupan. Kita telah melangkah. Tidak selalu mudah. Tidak selalu cepat. Namun, kita tetap berjalan. Ada sukacita yang patut disyukuri, air mata yang tidak selalu terlihat, perjuangan yang tidak semua orang mengerti, dan harapan yang terus kita rawat dalam doa.
Kepada keluarga-keluarga yang sedang berjuang dalam berbagai keadaan dan tantangan, tetaplah berharap. Bagi saudara-saudari yang terdampak gempa bumi pada 15 Agustus 2026, saya menyampaikan doa dan solidaritas. Kepada para petani, nelayan, pekerja, dan mereka yang mencari nafkah dengan penuh kesabaran, Tuhan melihat setiap tetes keringatmu. Kepada orang muda, jangan takut akan masa depan. Tuhan hadir dalam setiap langkah hidupmu. Kepada mereka yang sakit, berduka, kecewa, atau merasa sendirian, ketahuilah bahwa Anda tidak berjalan sendirian. Kepada para imam dan kaum religius, tetaplah setia. Pelayanan yang dilakukan dengan cinta tidak pernah sia-sia di hadapan Tuhan.
Saudara-saudariku terkasih,
Jangan terlalu cemas tentang seberapajauh lagi kita harus berjalan. Lihatlah betapajauh Tuhan telah menuntun kita. Hidup bukan perlombaan. Berjalanlah seturut Nikmatilah hal-hal kecil: doa dalam keluarga, senyum seorang anak, tangan yang terulur kepada sesama, dan kesetiaan dalam pekerjaan. Di sanalah Tuhan hadir, menyapa, dan menguatkan kita.
Jangan kehilangan harapan hanya karena suatu rencana membutuhkan waktu lebih lama daripada yang kita bayangkan. Teruslah belajar, mencoba, dan percaya. Jangan membebani dirimu dengan tuntutan untuk selalu sempurna. Lakukan yang terbaik, dengan segala keterbatasanmu, bersama Tuhan.
Yesus menguatkan kita: “Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang hari esok” (Mat. 6:34). Hidup tidak selalu mudah. Ada doa yang seolah belum terjawab. Ada rencana yang tidak berjalan sesuai harapan. Namun, jangan biarkan saat-saat tersulit menentukan seluruh kisah hidupmu. Kesulitan adalah bagian dari perjalanan, bukan akhir dari harapan.
Saudara-saudari terkasih,
Dalam semangat dua tahun Keuskupan ini, marilah kita terus membangun Gereja yang dekat dengan umat, mendengarkan mereka yang terluka, menguatkan mereka yang lemah, merawat alam, dan menghadirkan kasih Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. Kita mungkin belum sampai sejauh yang diharapkan, tetapi Kristus selalu berjalan bersama kita.
Dialah Kristus, Penyelamat kita, sumber harapan yang tidak mengecewakan. Masih banyak karya, baik kecil maupun besar, yang menanti kita dalam keluarga, komunitas, dan keuskupan ini. Di tengah situasi kehidupan yang mungkin tidak menentu, teruslah melangkah. Jangan menyerah. Tuhan belum selesai berkarya dalam diri kita.
Terima kasih atas dukungan, kerja sama, dan masukan. Terima kasih atas dedikasi dalam semua pelayanan pastoral. Syukur atas setiap perjumpaan di KBG, stasi, paroki, dan komunitas. Saya memohon maaf apabila pelayanan pastoral kami belum menjangkau semua orang, termasuk mereka yang terluka akibat kata-kata dan tindakan kami serta para pelayan pastoral kami. Saya mendoakan berkat, kesehatan, dan kebahagiaan untuk Anda semua.
Selamat merayakan dua tahun perjalanan Keuskupan kita.
Ut Mundus Salvetur per Ipsum
Labuan Bajo, 30 Oktober 2026
Dalam kasih dan berkat Tuhan,
Saudara dan Pelayan Anda,
Mgr. Maksimus Regus
Uskup Labuan Bajo