Ratusan Anak SEKAMI dari Sembilan Paroki di Keuskupan Labuan Bajo Rayakan HMMS ke-100 di Compang

Ratusan anak Serikat Kepausan Anak dan Remaja Misioner (SEKAMI) dari sembilan paroki di Kevikepan Pacar – Keuskupan Labuan Bajo mengikuti perayaan Hari Minggu Misi Sedunia (HMMS) ke-100 tingkat Keuskupan Labuan Bajo di Paroki Santo Petrus Compang, 17–18 Oktober 2026. Perayaan bertema “One in Christ, United in Mission” atau “Satu dalam Kristus, Bersatu dalam Misi” ini menjadi momentum untuk meneguhkan semangat misioner anak-anak sejak dini.

Peserta berasal dari 9 paroki di Kevikepan Pacar, antara lain dari Paroki St. Nikolaus-Pacar, Paroki St. Petrus-Compang, Paroki St. Markus-Pateng-Regho, Paroki St. Martinus-Bari, Paroki St. Yosef Freinedemetz-Wajur, Paroki St. Fransiskus Assisi-Tentang, Paroki St. Kristoforus-Waning, Paroki Hati Kudus Yesus-Golo Welu, dan Paroki Tritunggal Mahakudus-Ranggu. Setiap paroki mengutus sekitar 50–70 anak, sementara Paroki Compang sebagai tuan rumah melibatkan lebih dari 250 anak. Kegiatan ini juga dihadiri 56  pendamping SEKAMI dari masing-masing paroki, 16 orang anggota Keluarga Besar Forum Kerjasama Komunitas Religius (FKKR) Keuskupan Labuan Bajo dan umat paroki Compang.

Rangkaian perayaan diisi dengan katekese bertemakan panggilan bersama para anggota FKKR yang terdiri dari para pastor, bruder, suster, dan frater serta berlangsung di Komunitas Basis Gerejawi (KBG-KBG) pada malam sebelumnya. Selanjutnya, pada hari Minggu pagi (18/10), bertempat di gereja paroki St. Petrus-Compang, Uskup Labuan Bajo, Mgr. Maksimus Regus memimpin perayaan ekaristi Hari Minggu Misi Sedunia (HMSS) yang ke-100 tingkat Keuskupan Labuan Bajo. Hadir mendampingi Uskup Labuan Bajo adalah Vikaris Episkopal (Vikep) Kevikepan Pacar (Rm. Anicetus Didimus Mbembo), Direktur Diosis KMKI (Rm. Risno Maden), Direktur Pusat Pastoral Keuskupan Labuan Bajo (Rm. Charles Roberto Suwendi), Sekretaris Puspas (Rm. Lian Angkur), dan beberapa pastor paroki dan vikaris parokial se-kevikepean Pacar.

Dalam homilinya, Uskup Labuan Bajo mengajak anak-anak SEKAMI memahami bahwa Kristus merupakan sumber misi dan setiap orang beriman dipanggil untuk mewartakan Kabar Gembira hingga ke ‘ujung bumi’. Menurut Uskup, ungkapan “ujung bumi” mengingatkan bahwa perutusan tidak mengenal batas. Karena bumi seolah tidak memiliki ujung, maka setiap orang beriman dipanggil untuk membawa Kabar Gembira ke mana pun ia berada, mulai dari lingkungan terdekat, yakni keluarga, KBG, paroki, hingga keuskupan dan dunia.

Uskup juga menekankan semangat misioner melalui gerakan 2D2K: Doa, Derma, Kurban, dan Kesaksian. Keempat unsur tersebut menjadi landasan bagi anak-anak untuk mewujudkan iman melalui doa, kepedulian terhadap sesama, kerelaan berkorban, dan kesaksian hidup sehari-hari.

Pada akhir perayaan ekaristi, tampil berturut-turut 3 sambutan untuk memaknai perayaan HMMS ke-100 ini. Sambutan pertama, oleh Ketua Pelaksana Dewan Pastoral Paroki (DPP) Santo Petrus-Compang sekaligus panitia perayaan menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada parokinya sebagai tuan rumah. Pertemuan ini dinilai menjadi kesempatan berharga bagi anak-anak SEKAMI paroki Compang untuk membangun persahabatan dan memperkaya pengalaman iman bersama anak-anak dari delapan paroki lainnya.

Apresiasi serupa disampaikan Direktur Diosis KMKI Keuskupan Labuan Bajo (Rm. Risno Maden) kepada Kevikepan Pacar, khususnya Paroki Compang, atas dukungan dan keterlibatan dalam menyukseskan perayaan tersebut.

Sementara itu, Direktur Pusat Pastoral Keuskupan Labuan Bajo (Rm. Charles Suwendi), yang menyampaikan sambutan atas nama Uskup, menegaskan bahwa tanggung jawab misi bukan hanya milik kaum klerus dan biarawan-biarawati, melainkan seluruh umat yang telah dibaptis. Perayaan ini sekaligus menjadi salah satu wujud konkret komitmen Keuskupan Labuan Bajo untuk menjadi Gereja yang Sinodal, Solid, dan Solider.

Oleh karena komitmen ekologis telah menjadi bagian integral dari seluruh aktivitas pastoral di Keuskupan Labuan Bajo, maka dalam kegiatan ini pun diadakan penanaman pohon di halaman depan Gereja St. Petrus – Compang. Uskup Maksimus memberkati pohon-pohon yang disediakan dan bersama seluruh umat dan anak-anak SEKAMI melakukan penanaman. Pentas seni dan ruang untuk kreativitas serta persaudaraan di antara anak-anak SEKAMI juga diadakan sebagai kegiatan pamungkas dari perayaan Hari Minggu Misi Sedunia ini.

Melalui perayaan HMMS ke-100 ini, anak-anak SEKAMI diajak membawa semangat persaudaraan dan perutusan ke lingkungan masing-masing. Misi diwujudkan bukan hanya melalui pewartaan, tetapi juga lewat tindakan sederhana yang menghadirkan kasih Kristus dalam keluarga, komunitas, Gereja, dan masyarakat.

Dari Compang, semangat “Satu dalam Kristus, Bersatu dalam Misi” diteguhkan sebagai panggilan bersama untuk mewartakan Kabar Gembira melalui doa, kepedulian, pengorbanan, dan kesaksian hidup.